Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di PT Telkom Akses Kudus untuk mengatasi pengelolaan retur barang rusak yang masih dilakukan secara manual melalui Microsoft Excel dan aplikasi pesan instan. Kondisi tersebut menyebabkan pencatatan berulang, potensi kesalahan input nomor serial, duplikasi data, serta kesulitan dalam pelacakan status barang dan penyusunan laporan. Oleh karena itu, topik ini penting karena berkaitan langsung dengan efisiensi kerja admin gudang dan ketepatan pengelolaan data retur perangkat rusak. Metode pelaksanaan menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian sistem, dan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem informasi retur barang rusak berbasis web yang dibangun mampu mendukung proses login, registrasi teknisi, input data barang rusak, verifikasi serial number, pengelolaan status barang, serta monitoring melalui dashboard. Penerapan sistem mempermudah pencatatan, pencarian data, pelacakan riwayat, rekapitulasi, dan penyusunan laporan. Evaluasi pengguna juga menunjukkan respons sangat positif, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem ini efektif membantu pengelolaan retur barang rusak secara lebih terintegrasi, tertib, dan efisien.
Copyrights © 2026