Kesehatan masyarakat merupakan pilar utama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang produktif. Kurangnya pengetahuan atau pemahaman masyarakat mengenai penyebab, pencegahan, dan juga perawatan terkait penyakit asam urat salah satunya menjadi faktor yang memperburuk kondisi kesehatan dan juga mitos yang berkembang di masyarakat terkait makanan apa saja yang dilarang dan pengobatan-pengobatan tradisional tanpa dasar ilmu yang jelas atau ilmiah ini menjadi hal yang menyebabkan penanganan menjadi kurang tepat dan ini menjadikan tantangan kesehatan juga semakin meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada deteksi dini asam urat telah dilaksanakan bagi kader PKK di Desa Rambipuji, Jember. Kegiatan ini bertujuan membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan teknis penggunaan alat POCT untuk mencegah gout arthritis. Proses diawali dengan koordinasi dan penyiapan instrumen edukasi, dilanjutkan dengan metode edukatif dan partisipatif yang mencakup penyuluhan serta praktik pemeriksaan mandiri. Evaluasi peserta melalui soal pre-test dan post-test terlihat mengalami kenaikan pemahaman yang signifikan, dari rata-rata 40,3% menjadi 85,4%. Selain meningkatkan kompetensi kader, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi peserta yang berisiko tinggi untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan. Program ini diharapkan dapat terus berjalan secara mandiri sebagai upaya preventif yang berkelanjutan di Desa Rambipuji.
Copyrights © 2026