Status gizi dan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan anak usia sekolah. Permasalahan gizi, baik kurang maupun lebih, serta rendahnya kebiasaan cuci tangan yang benar masih sering ditemukan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan status gizi dan memberikan edukasi perilaku cuci tangan pada anak sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian masyarakat dengan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan melalui tiga tahap, persiapan yaitu, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa usia 7–11 tahun di SDN Kadiresa Bantul, dengan pengukuran antropometri serta edukasi gizi “Isi Piringku” dan peningkatan cuci tangan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari peserta. Mayoritas siswa memiliki status gizi baik (±65%), namun masih ditemukan gizi lebih dan obesitas. Pendidikan terbukti meningkatkan pengetahuan secara signifikan, baik pada cuci tangan (p=0,003) maupun status gizi (p=0,007). Kegiatan ini menunjukkan bahwa skrining gizi dan edukasi kesehatan di sekolah efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa serta menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan penguatan metode edukasi dan dukungan fasilitas untuk meningkatkan efektivitas intervensi.
Copyrights © 2026