Budaya organisasi memiliki peran yang signifikan dalam membentuk perilaku etis dalam akuntansi manajerial. Seiring dengan meningkatnya kasus manipulasi laporan keuangan dan penyimpangan etika dalam dunia bisnis, pemahaman mengenai bagaimana budaya organisasi mempengaruhi keputusan etis akuntan manajerial menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dan perilaku etis dalam akuntansi manajerial, mengevaluasi peran regulasi dan pengawasan dalam memperkuat budaya organisasi, serta memberikan rekomendasi bagi perusahaan dalam membangun sistem pengelolaan yang berorientasi pada nilai etika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber dari jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, serta buku referensi yang membahas budaya organisasi, etika bisnis, dan akuntansi manajerial. Analisis dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik, yang mencakup reduksi data, kategorisasi, serta interpretasi hasil berdasarkan temuan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan mengurangi insentif untuk melakukan praktik manipulatif dalam laporan keuangan. Kepemimpinan etis, sistem penghargaan berbasis kepatuhan etika, serta transparansi dalam pengambilan keputusan menjadi faktor utama yang membentuk perilaku etis akuntan manajerial. Selain itu, regulasi eksternal yang ketat hanya efektif jika didukung oleh internalisasi nilai-nilai etika dalam organisasi. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi perusahaan untuk memperkuat budaya organisasi yang berbasis etika guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam akuntansi manajerial.
Copyrights © 2026