Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kejelasan sasaran anggaran, pengendalian akuntansi, penerapan good governance, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kompetensi aparatur sipil negara, serta dampak dari kompetensi tersebut terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Penelitian ini dilakukan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 65 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua dari lima hipotesis yang diuji memiliki pengaruh yang signifikan. Penerapan good governance berpengaruh signifikan terhadap kompetensi aparatur sipil negara, dan kompetensi aparatur sipil negara berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Sebaliknya, kejelasan sasaran anggaran, pengendalian akuntansi, dan pemanfaatan teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kompetensi aparatur sipil negara.
Copyrights © 2026