Film Wiro Sableng merupakan film fantasi Indonesia yang memanfaatkan teknologi Computer Generated Imagery (CGI) sebagai elemen utama dalam membangun visualisasi dunia cerita dan adegan aksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan CGI dalam membentuk estetika visual serta realisme pada film Wiro Sableng. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis estetika film. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi terhadap adegan-adegan yang mengandung CGI, serta wawancara dengan praktisi efek visual. Analisis difokuskan pada aspek desain visual, pencahayaan, tekstur, pergerakan objek digital, serta integrasi CGI dengan gambar nyata (live action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CGI berperan signifikan dalam memperkuat unsur fantasi dan spektakel visual film, khususnya dalam visualisasi jurus, makhluk fantasi, dan lingkungan digital. Dari sisi estetika, penggunaan CGI mampu menghadirkan gaya visual yang atraktif dan mendukung narasi cerita. Namun, realisme visual yang dihasilkan belum sepenuhnya konsisten, terutama pada aspek pencahayaan dan compositing antara elemen digital dan gambar nyata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian film Indonesia serta pemanfaatan teknologi CGI secara lebih efektif dan estetis dalam produksi film nasional.
Copyrights © 2026