Artikel ini memiliki tujuan untuk makna yang terkandung dalam salah satu lagu daerah Melayu yang berjudul Lancang Kuning untuk meneliti korelasi dan relevansinya terhadap realitas kegagalan pengelolaan sumber daya manusia yang kompeten di negara Indonesia. Lagu Lancang Kuning tidak hanya memiliki fungsi sebagai warisan dan khazanah yang dimiliki bangsa Melayu, di sisi lain lagu ini memiliki pesan moral, sosial, dan politik yang sarat terhadap nilai-nilai pemimpin sebuah bangsa yang mestinya bertanggung jawab agar tidak memberikan dampak negatif yang menjadi kelemahan dan menimbulkan potensi bangsa tersebut lemah hingga hancur. Penelitian ini juga menjadikan makna lagu Lancang Kuning sebagai landasan dalam memberikan kritik sosial kepada pemimpin negara untuk memiliki orientasi yang kuat dan jelas terhadap pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan menjadi sebuah acuan terhadap pemimpin negara Indonesia untuk melakukan refleksi dan evaluasi dalam tata kelola negara. Data dalam penelitian ini diperolah melalui studi kepustakaan yang mencakup literatur budaya Melayu, teori kepemimpinan, dan riset tentang pengembangan sumber daya manusia. Kata Kunci : Lancang Kuning, Kepemimpinan, Sumber Daya Manusia.
Copyrights © 2026