Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi Harga Emas Dunia dan Kurs Rupiah terhadap Return Saham pada perusahaan sub-sektor pertambangan logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder periode 2020–2024. Sampel penelitian terdiri dari 5 perusahaan dengan total 300 data observasi time-series bulanan. Metode analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12 yang meliputi uji asumsi klasik, uji kelayakan model (Uji F), dan uji hipotesis (Uji t). Hasil kajian menunjukkan bahwa secara parsial, Harga Emas Dunia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham, yang mengindikasikan bahwa kenaikan harga komoditas global direspons positif oleh pasar. Sebaliknya, Kurs Rupiah terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return Saham, di mana depresiasi nilai tukar menekan kinerja saham perusahaan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap Return Saham dengan kontribusi pengaruh sebesar 11,06 persen. Implikasi dari penelitian ini menyarankan investor untuk mempertimbangkan indikator makroekonomi global dan domestik dalam strategi diversifikasi portofolio, serta mendorong perusahaan untuk menerapkan manajemen risiko valuta asing yang efektif guna meminimalisir dampak volatilitas nilai tukar.
Copyrights © 2026