Meningkatnya paparan konsumen muda terhadap beragam produk di pasar menuntut adanya pemahaman yang memadai mengenai prinsip halal agar dapat menentukan pilihan konsumsi yang tepat. Namun demikian, masih banyak siswa sekolah menengah kejuruan yang belum memiliki pengetahuan yang cukup terkait aspek kehalalan, khususnya pada makanan olahan, bahan kosmetik, dan produk sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan tersebut dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa sekaligus mendorong penerapan perilaku sadar halal. Program ini melibatkan 40 peserta dari SMK Tunas Muda Unggul Banten dan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran awal (pre-test) dan akhir (post-test), yang dilengkapi dengan sesi edukasi interaktif secara virtual. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam tingkat pemahaman siswa setelah intervensi, di mana seluruh peserta mencapai kategori pengetahuan baik dibandingkan dengan hanya sebagian kecil sebelum kegiatan berlangsung. Selain peningkatan aspek kognitif, siswa juga menunjukkan peningkatan kesadaran serta intensi yang lebih kuat untuk memverifikasi status kehalalan produk sebelum melakukan konsumsi. Temuan ini menegaskan pentingnya program edukasi yang terarah dalam meningkatkan literasi halal di tingkat sekolah. Penguatan inisiatif serupa diharapkan dapat mendukung terbentuknya generasi muda yang lebih cerdas, selektif, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan konsumsi di masa mendatang.
Copyrights © 2026