Obesitas anak merupakan kondisi medis yang ditandai oleh kelebihan Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas ambang normal, yang berisiko menimbulkan berbagai penyakit serius seperti hipertensi, asma, hiperkolesterolemia, sleep apnea, serta gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan anak dan frekuensi konsumsi gula dengan kejadian obesitas pada anak usia 7–11 tahun. Menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional, penelitian melibatkan 103 siswa MI Wathoniyah. Analisis data dilakukan melalui uji Chi-square. Hasil menunjukkan prevalensi obesitas sebesar 68,9, dengan 67 responden memiliki pengetahuan rendah tentang obesitas dan 48,5 memiliki frekuensi konsumsi gula yang sangat tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,000) dan frekuensi konsumsi gula (p = 0,000) dengan kejadian obesitas. Kesimpulannya, pengetahuan anak dan konsumsi gula berhubungan signifikan dengan obesitas pada anak usia 7–11 tahun di MI Wathoniyah Telatang, Lahat.
Copyrights © 2026