Konsep sekolah penuh hari di Bali menuntut penyediaan makan siang yang bergizi, praktis, dan sesuai dengan preferensi siswa. Namun, banyak layanan katering sekolah masih menawarkan menu standar tanpa memperhatikan selera dan kebutuhan individu, sehingga menurunkan minat konsumsi dan asupan gizi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna (User Interface/UI) dan pengalaman pengguna (User Experience/UX) pada aplikasi pemesanan katering rumah dan sekolah dengan menerapkan metode Human-Centered Design (HCD). Pendekatan ini digunakan untuk memastikan desain aplikasi sesuai kebutuhan pengguna melalui tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengujian dilakukan terhadap 15 responden menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk menilai aspek kemudahan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata SUS sebesar 85,5 yang termasuk kategori “Excellent (A)”, menandakan bahwa aplikasi dinilai sangat mudah digunakan, intuitif, dan fungsional. Dengan demikian, penerapan metode HCD terbukti efektif dalam menghasilkan aplikasi katering yang mendukung kenyamanan, efisiensi, serta peningkatan kepuasan pengguna dalam pemesanan makanan secara digital.
Copyrights © 2026