Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan program Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) guna membentuk karakter anak sejak usia dini dalam menyongsong generasi emas 2045. TK Islam Terpadu Ibu Harapan Bengkalis mulai menerapkan program ini pada Januari 2025 dengan melibatkan orang tua dalam monitoring kebiasaan anak. Namun, penggunaan formulir kertas menimbulkan kendala seperti risiko kehilangan data, keterlambatan pengisian, serta kesulitan rekapitulasi dan evaluasi. Fokus penelitian ini ialah mengembangkan sistem monitoring berbasis web dan mobile dengan menerapkan metode Kanban sebagai pendekatan manajemen pengembangan. Metode Kanban memvisualisasikan proses kerja melalui papan kerja yang terbagi menjadi; backlog, analysis, design, develop, testing, deploy, dan done, menerapkan prinsip pull system, serta membatasi Work in Progress (WIP) guna mengurangi bottleneck dan meningkatkan efisiensi proses. Sistem yang dikembangkan mencakup fitur login multi-role, form monitoring dan laporan siswa, manajemen data, serta notifikasi. Pengujian Black Box membuktikan semua fungsi beroperasi optimal. Pengujian Usability dengan System Usability Scale (SUS) mencapai skor 88,52 dengan kategori Excellent (Grade A). Hal ini menunjukkan bahwa sistem layak diterapkan untuk optimasi pelaksanaan program KAIH.
Copyrights © 2026