Abstrak: Peningkatan suhu pada charger aki selama proses pengisian daya dapat menyebabkan penurunan efisiensi, kerusakan komponen elektronik, serta memperpendek umur pakai perangkat. Sebagian besar charger aki konvensional masih menggunakan sistem pendingin manual dengan metode ON/OFF sederhana tanpa mempertimbangkan kondisi suhu aktual, sehingga pendinginan kurang efisien dan berpotensi menimbulkan overheat. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pendingin otomatis pada charger aki menggunakan metode fuzzy Mamdani berbasis Arduino Uno. Sistem menggunakan sensor DHT11 sebagai pembaca suhu, Arduino Uno sebagai pengendali utama, modul LSA-002 AC Dimmer sebagai pengatur kecepatan kipas AC 220 Volt, relay sebagai sistem proteksi otomatis, LCD 16×2 sebagai media monitoring, serta timer Omron H3CR-A8 sebagai pengatur durasi pengecasan. Metode fuzzy Mamdani digunakan untuk menentukan tingkat kecepatan kipas berdasarkan kondisi suhu yang diklasifikasikan menjadi dingin, normal, panas, dan sangat panas. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatur kecepatan kipas secara otomatis sesuai perubahan suhu dan memutus aliran listrik charger ketika suhu mencapai ?85°C. Seluruh fungsi sistem berjalan sesuai perancangan dengan tingkat keberhasilan pengujian sebesar 100%.
Copyrights © 2026