Fluktuasi harga gabah memengaruhi tingkat kesejahteraan petani yang tercermin melalui Nilai Tukar Petani (NTP). Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak fluktuasi harga gabah terhadap NTP di Jawa Tengah periode 2023–2024. Research gap penelitian ini terletak pada terbatasnya kajian yang mengintegrasikan perubahan harga gabah, biaya produksi, dan faktor musiman terhadap NTP pada tingkat regional. Novelty penelitian ini adalah analisis empiris hubungan harga Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG) dengan perkembangan NTP di Jawa Tengah pada periode pasca-pandemi dan anomali iklim 2023–2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pertanian Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga gabah umumnya diikuti peningkatan NTP, terutama pada September 2023 dan Februari 2024. Namun, hubungan tersebut tidak selalu proporsional karena dipengaruhi biaya produksi, indeks harga yang dibayar petani, dan faktor musiman. Implikasi kebijakan penelitian ini menekankan pentingnya stabilisasi harga gabah, pengendalian biaya input pertanian, serta penguatan rantai pasok dan kelembagaan petani guna menjaga kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026