Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting di Desa Sijantang Koto. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa berperan aktif dalam mengintegrasikan program pencegahan stunting ke dalam perencanaan desa serta mendukung kegiatan posyandu dan penyuluhan gizi. Partisipasi kader dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam pemantauan pertumbuhan balita dan edukasi kepada ibu hamil. Tingkat kesadaran masyarakat mengalami peningkatan, meskipun masih terdapat kendala ekonomi dan kebiasaan konsumsi yang memengaruhi pemenuhan gizi keluarga. Faktor pendukung meliputi dukungan kebijakan dan kerja sama lintas sektor, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan anggaran dan inovasi program. Pemberdayaan yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan efektivitas penurunan angka stunting di tingkat desa.
Copyrights © 2026