Kematian bayi merupakan indikator penting yang mencerminkan tingkat pembangunan sosial, ekonomi, dan akses layanan kesehatan di suatu wilayah. Meskipun angka kematian bayi di Kota Cilegon menunjukan kecenderungan menurun, masih terdapat ketimpangan antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketimpangan angka kematian bayi melalui perspektif determinan sosial kesehatan dan akses layanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library study), dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari dokumen resmi, publikasi pemerintah, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kasus kematian bayi di Kota Cilegon sebenarnya dapat dicegah, namun masih dipengaruhi oleh faktor penentu sosial kesehatan dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, upaya penurunan angka kematian bayi memerlukan kebijakan pembangunan yang komprehensif dan lintas sektor guna mengatasi ketimpangan yang terjadi.
Copyrights © 2026