Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran pola aktivitas anak dari permainan tradisional ke penggunaan gawai yang mengancam pelestarian budaya dan perkembangan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aktivitas bermain berbasis budaya Melayu dalam pembelajaran di sekolah dasar serta dampaknya terhadap perkembangan siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui pengkajian mendalam terhadap jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain berbasis budaya Melayu, seperti congkak dan gasing, efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, keterampilan sosial, serta pemahaman budaya lokal. Selain itu, permainan tersebut menanamkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, kejujuran, dan sportivitas. Meskipun demikian, implementasi di lapangan masih terkendala oleh keterbatasan waktu, minimnya pemahaman guru, dan kurangnya sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pihak sekolah, guru, dan komunitas untuk mengoptimalkan permainan tradisional sebagai media pendidikan karakter yang menyeluruh.
Copyrights © 2026