Penelitian ini membahas mengenai ketidaksetaraan gender dalam dunia kerja yang masih menyebabkan terjadinya marginalisasi perempuan, khususnya melalui fenomena glass ceiling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ketidaksetaraan gender dalam dunia kerja, mengetahui pengaruh fenomena glass ceiling terhadap kesempatan karier dan akses kepemimpinan perempuan, serta memahami upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui kajian literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan masih mengalami diskriminasi dalam promosi jabatan, kesenjangan upah, stereotip gender, serta keterbatasan dalam menduduki posisi strategis. Fenomena glass ceiling dipengaruhi oleh budaya patriarki, konstruksi sosial gender, dan beban ganda (double burden) yang membatasi pengembangan karier perempuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil, inklusif, dan setara gender.
Copyrights © 2026