Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki potensi besar pada sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata, namun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih relatif rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi ekonomi daerah dan kapasitas fiskal yang dimiliki pemerintah daerah. Makalah kebijakan ini bertujuan menganalisis faktor penyebab rendahnya kontribusi sektor unggulan terhadap PAD serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan metode USG untuk menentukan masalah prioritas dan pendekatan Bardach untuk mengevaluasi alternatif kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya nilai tambah ekonomi merupakan faktor utama yang menyebabkan potensi sektor unggulan belum terkonversi secara optimal menjadi sumber PAD. Oleh karena itu, kebijakan hilirisasi sektor unggulan melalui pengembangan industri pengolahan, penguatan rantai nilai, peningkatan investasi, dan pemberdayaan UMKM perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Kepulauan Selayar.
Copyrights © 2026