Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAUD dalam mengatasi kesulitan belajar anak melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seorang guru PAUD, yaitu Ibu ES yang memiliki pengalaman mengajar selama 13 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, dan Johnny SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAUD memahami layanan bimbingan dan konseling sebagai proses pendampingan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Identifikasi kesulitan belajar dilakukan melalui observasi terhadap perilaku anak, hasil portofolio, dan lembar kerja. Upaya yang dilakukan guru meliputi pendampingan individual, modifikasi kegiatan pembelajaran, dan kerja sama dengan orang tua. Kendala utama yang dihadapi adalah kurang optimalnya sinergi antara sekolah dan keluarga. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dan penguatan kolaborasi dengan orang tua sangat diperlukan agar layanan bimbingan dan konseling di PAUD dapat berjalan lebih efektif.
Copyrights © 2026