Pengelolaan lingkungan pada fasilitas kesehatan skala klinik menghadapi tantangan kepatuhan yang berbeda dari rumah sakit besar, namun belum banyak dikaji secara terpadu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian implementasi dokumen pengelolaan lingkungan hidup pada Klinik Kesehatan X berkapasitas 70 tempat tidur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal dan analisis kesenjangan terhadap empat komponen pengelolaan limbah padat medis, limbah bahan berbahaya dan beracun, pengolahan air limbah, dan pemantauan parameter lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan tiga dari lima aspek berkategori sesuai, sementara dua aspek pengolahan air limbah dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun berkategori sesuai sebagian. Temuan kritis meliputi ketiadaan pemantauan senyawa farmasi aktif pada efluen dan belum terpenuhinya standar fisik serta administratif tempat penyimpanan sementara limbah berbahaya. Penelitian ini menghasilkan kerangka evaluasi terpadu berbasis verifikasi lapangan sebagai rujukan metodologis dalam penguatan tata kelola lingkungan fasilitas kesehatan sejenis.
Copyrights © 2026