Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindakan histerektomi sebagai upaya medis untuk mengatasi gangguan kesehatan reproduksi yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga pada kehidupan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik histerektomi, dampaknya terhadap istri, serta pengaruhnya terhadap keharmonisan rumah tangga dalam perspektif sadd dzari’ah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima pasangan suami istri di Kelurahan Jati Datar Mataram, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa histerektomi dilakukan atas dasar kebutuhan medis yang jelas dan memberikan dampak positif berupa berkurangnya rasa nyeri, berhentinya perdarahan, serta meningkatnya kemampuan beraktivitas. Meskipun terdapat perubahan pada aspek biologis, hubungan suami istri tetap harmonis karena adanya komunikasi yang baik, dukungan emosional, dan sikap saling menerima. Dalam perspektif sadd dzari’ah, tindakan ini dapat dibenarkan karena bertujuan mencegah risiko yang lebih besar dan menghadirkan kemaslahatan bagi kehidupan pasangan.
Copyrights © 2026