Strategi Prioritas Pemeliharaan Infrastruktur Jalan dan Drainase Berdasarkan Total Distress Point (TDP) pada Ruas Jalan Srono–Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas pemeliharaan jalan dan drainase menggunakan metode Total Distress Point (TDP) pada ruas Jalan Srono–Genteng sepanjang 5,75 km. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan pada 23 segmen (masing-masing 250 m), kemudian dianalisis berdasarkan faktor pengali kerusakan visual dan nilai kerusakan drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 segmen tidak memerlukan pemeliharaan jalan, 3 segmen memerlukan pemeliharaan ringan, dan 2 segmen (STA 0+500–0+750 serta STA 4+250–4+500) memerlukan pemeliharaan sedang dengan kerusakan dominan retak buaya, distorsi, lubang, rutting, dan kerusakan tepi perkerasan. Pada aspek drainase, 13 segmen memerlukan pemeliharaan ringan, 9 segmen memerlukan pemeliharaan sedang, dan 1 segmen (STA 3+500–3+750) berfungsi baik. Tidak ditemukan korelasi linier antara tingginya TDP dengan buruknya drainase, mengindikasikan peran faktor lain seperti beban lalu lintas dan kualitas konstruksi awal. Prioritas utama pemeliharaan diberikan pada STA 4+250–4+500 yang memerlukan perbaikan struktural perkerasan dan drainase secara simultan. Metode TDP terbukti efektif untuk menyusun strategi prioritas pemeliharaan yang objektif dan efisien.
Copyrights © 2026