Kondisi perkerasan jalan berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas dan keselamatan pengguna sehingga diperlukan evaluasi berkala untuk mendukung pemeliharaan yang tepat sasaran. Penelitian ini mengevaluasi kondisi perkerasan Jalan Brawijaya Kabupaten Banyuwangi menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan menentukan prioritas pemeliharaan berdasarkan integrasi nilai PCI dan kerusakan dominan. Penelitian dilakukan melalui survei kondisi perkerasan mengacu ASTM D6433-24 dengan identifikasi jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan pada setiap segmen. Analisis meliputi perhitungan PCI, kontribusi kerusakan dominan terhadap Total Deduct Value (TDV), serta pengembangan Indeks Prioritas Pemeliharaan (IPP). Hasil menunjukkan nilai PCI 31–56 dengan rata-rata 45,6 (kategori Fair). Sebagian besar segmen berada pada kategori Fair, satu Poor, dan satu Good. Kerusakan dominan adalah retak kulit buaya dengan kontribusi 21%–54% terhadap TDV. Nilai IPP menunjukkan sebagian besar segmen berada pada prioritas sedang dengan nilai 1,30–2,20. Integrasi PCI dan kerusakan dominan menghasilkan penilaian yang lebih objektif dibandingkan PCI saja, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penentuan prioritas pemeliharaan jalan yang lebih tepat sasaran.
Copyrights © 2026