Tingginya permintaan minyak sawit (CPO) dan biji sawit (kernel) di Industri CPO memerlukan perencanaan produksi yang baik agar proses produksi berjalan lancar. Pemanfaatan sumber daya yang digunakan masih belum optimal, untuk itu dibuatlah suatu usaha pengoptimalan terhadap produksi CPO dan kernel sehingga dapat memenuhi target serta batasan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Dalam melakukan pengoptimalan produksi CPO dan kernel harus memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi mulai dari bahan baku produksi yaitu tandan buah segar (TBS), kapasitas pabrik, penyimpanan serta rendemen CPO dan kernel yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Metode yang digunakan dalam pengerjaan tugas akhir ini adalah metode Goal Programming. Metode ini mampu menyelesaikan permasalahan lebih dari satu sasaran yang hendak dicapai (multi objective). Hal ini sesuai dengan kondisi permasalahan di Industri CPO yaitu memaksimalkan produksi minyak sawit dan biji sawit pada saat pengolahan TBS di pabrik. Luaran dari tugas akhir ini adalah jumlah produksi CPO dan kernel yang optimal untuk periode Januari 2021 sampai Desember 2021. Hasil perencanaan optimasi tersebut diharapkan dapat membantu proses pengambilan keputusan yang lebih optimal sehingga mencapai target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
Copyrights © 2022