Biodiesel adalah salah satu jenis energi baru terbarukan yang mampu diproduksi oleh Indonesia. Sumberdaya yang digunakan untuk produksi biodiesel secara masif adalah minyak nabati kelapa sawit. Minyak kelapa sawit adalah komoditas industri agribisnis yang bisa digunakan sebagai bahan pangan, bahan baku olahan pangan, kosmetik, obat-obatan, bahan baku energi, dan juga komoditas ekspor sebagai sumber devisa negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar dampak produksi biodiesel yang menggunakan bahan baku minyak kelapa sawit dapat mempengaruhi kondisi ekspor minyak kelapa sawit yang merupakan komoditas ekspor pertanian tertinggi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Ordinary Least Square berdasarkan model gravitasi. Data ekspor minyak kelapa sawit dibedakan menjadi data perdagangan CPO dan data perdagangan RPO untuk membedakan efek yang terjadi pada perdagangan minyak kelapa sawit. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada perdagangan CPO terjadi peningkatan perdagangan internasional ketika produksi biodiesel di dalam negeri meningkat. Berbeda dengan RPO yang tidak menunjukkan estimasi signifikan pada analisis OLS. Hal ini berarti produksi biodiesel tidak mempunyai dampak signifikan pada perdagangan RPO.
Copyrights © 2026