Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, belanja pemerintah, dan balance of payment terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data panel yang bersumber dari World Bank, IMF, dan ADB. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan belanja pemerintah berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, balance of payment tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor domestik lebih dominan dibandingkan faktor eksternal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, stabilitas makroekonomi dan efektivitas kebijakan fiskal menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Copyrights © 2026