The purpose of this study is to examine the influence of transformational leadership and organizational culture on organizational commitment, with job satisfaction as a mediating variable among Generation Z employees working in manufacturing companies located in Karawang, Cikarang, and Bekasi. Generation Z has become a dominant group in today’s workforce, characterized by distinct values, behaviors, and expectations that differ from previous generations. This generational shift requires organizations to adapt their leadership approaches and organizational culture in order to maintain high levels of employee commitment and engagement. This research employs a quantitative approach using the Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) method with the SmartPLS 4.0 application. Data were collected from 164 respondents belonging to Generation Z through a structured questionnaire designed to measure transformational leadership, organizational culture, job satisfaction, and organizational commitment. The findings reveal that transformational leadership has a positive and significant effect on organizational commitment, and organizational culture also positively and significantly influences organizational commitment. However, job satisfaction, although showing a positive relationship, does not have a significant effect on organizational commitment and does not significantly mediate the influence of transformational leadership and organizational culture on organizational commitment. These results emphasize that strengthening transformational leadership practices and fostering an adaptive organizational culture are essential strategies for enhancing the organizational commitment of Generation Z employees in the manufacturing sector. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap komitmen organisasi, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan Generasi Z yang bekerja di perusahaan manufaktur yang berlokasi di Karawang, Cikarang, dan Bekasi. Generasi Z telah menjadi kelompok dominan dalam dunia kerja saat ini, yang ditandai dengan nilai, perilaku, dan ekspektasi yang berbeda dari generasi sebelumnya. Pergeseran generasi ini menuntut organisasi untuk menyesuaikan pendekatan kepemimpinan dan budaya organisasinya agar dapat mempertahankan tingkat komitmen dan keterlibatan karyawan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan dari 164 responden yang merupakan bagian dari Generasi Z melalui kuesioner terstruktur yang dirancang untuk mengukur variabel kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, serta budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Namun, kepuasan kerja, meskipun menunjukkan hubungan positif, tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dan tidak memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap komitmen organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan praktik kepemimpinan transformasional dan pengembangan budaya organisasi yang adaptif merupakan strategi penting untuk meningkatkan komitmen organisasi pada karyawan Generasi Z di sektor manufaktur.
Copyrights © 2026