Abstrak Penelitian ini menganalisis peran Kitab Jawi dan manuskrip Melayu dalam tradisi intelektual Melayu-Islam melalui kajian literatur. Kitab Jawi, yang menggunakan aksara Jawi adaptasi dari huruf Arab, menjadi medium utama dalam penyebaran ajaran Islam dan ilmu pengetahuan di kalangan masyarakat Melayu sejak abad ke-13. Kitab-kitab ini mencakup berbagai disiplin ilmu seperti fiqh, tasawuf, dan akidah, serta memainkan peran penting dalam pendidikan tradisional di pondok, madrasah, dan institusi pendidikan lainnya. Analisis menunjukkan bahwa Kitab Jawi tidak hanya berfungsi sebagai sumber ilmu keislaman, tetapi juga sebagai alat untuk membangun identitas budaya dan intelektual Melayu. Upaya pelestarian dan digitalisasi manuskrip ini menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan warisan intelektual Melayu-Islam di era modern.
Copyrights © 2026