Permasalahan gizi pada anak sekolah dan remaja memerlukan perhatian serius karena berdampak pada kualitas kesehatan jangka panjang. Selama ini, intervensi pemerintah cenderung terfokus pada ibu hamil, padahal pencegahan anemia seharusnya dimulai sejak dini, terutama pada remaja putri sebagai calon ibu. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan anggota PMR Mula (tingkat SD) sebagai agen perubahan untuk menyebarkan informasi mengenai gizi seimbang dan anemia. Metode yang digunakan berbasis IPTEK inovatif, mencakup penggunaan media interaktif seperti permainan ular tangga edukatif, e-poster, dan diskusi partisipatif. Selain edukasi, dilakukan pula pelantikan pengurus serta pendampingan dalam penyusunan strategi aksi di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Penggunaan media kreatif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif siswa, yang ditandai dengan peningkatan skor post-test. Program ini menegaskan bahwa keterlibatan siswa sejak dini merupakan langkah preventif strategis dalam membangun kesadaran kesehatan di sekolah.
Copyrights © 2026