JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 10, No 3 (2026): Juni

PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM PENGOLAHAN PANGAN LOKAL TINGGI PROTEIN BERBASIS IKAN BILIS UNTUK PENCEGAHAN STUNTING

Rahmadona Rahmadona (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang)
Ristina Rosauli Harianja (Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih)
Luh Pitriyanti (Program Studi Diploma III Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang)
Kartika Sri Dewi Batubara (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang)
Muhammad Akbar Nurdin (Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2026

Abstract

Abstrak: Stunting memerlukan pencegahan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi dan pengolahan makanan yang aman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengolah pangan lokal tinggi protein berbasis ikan bilis serta menerapkan higiene sanitasi makanan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah pesisir Kepulauan Riau dengan 30 kader posyandu sebagai peserta. Metode kegiatan meliputi FGD, demonstrasi pembuatan SI-DANIS (dimsum ikan bilis), penyuluhan dapur sehat, observasi partisipasi, dan evaluasi pretest-posttest. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan skor pengetahuan, keterlibatan aktif peserta, dan kemampuan mengikuti praktik pengolahan pangan. Hasil evaluasi menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 76 menjadi 88; uji Wilcoxon menghasilkan p=0,039. Pelatihan berbasis potensi pangan lokal disertai edukasi higiene sanitasi efektif memperkuat kapasitas kader posyandu dalam mendukung pencegahan stunting.Abstract: Stunting prevention requires community-based efforts through nutritious local foods and safe food processing. This community service activity aimed to improve posyandu cadres' knowledge and skills in processing high-protein local food made from anchovy and applying food hygiene and sanitation. The activity was conducted in a coastal area of Kepulauan Riau with 30 posyandu cadres. The methods included FGD, demonstration of SI-DANIS (anchovy dumplings), healthy kitchen education, participation observation, and pretest-posttest evaluation. Success indicators were increased knowledge scores, active participation, and the ability to follow food-processing practices. The mean knowledge score increased from 76 to 88, and the Wilcoxon test showed a significant difference (p=0.039). This local-food-based training combined with hygiene and sanitation education effectively strengthened cadres' capacity to support stunting prevention.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...