Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, serta Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah pada 114 kabupaten/kota di Pulau Jawa selama tahun 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data panel dianalisis melalui metode regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Penentuan model terbaik dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model merupakan model yang paling tepat digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Dana Bagi Hasil dan Belanja Modal memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.
Copyrights © 2026