Penyusunan skripsi merupakan salah satu kewajiban mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana. Mahasiswa tingkat akhir seringkali menghadapi tekanan akademik dan emosional yang tinggi selama penyusunan skripsi, yang bisa memunculkan refleksi mendalam terhadap makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa pada jenjang akhir studi dalam menemukan makna hidup selama proses penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomologis, melibatkan tiga (3) orang partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis fenemologis interpretatif. Setiap partisipan memiliki pandangan dan pengalaman yang berbeda sehingga terdapat gambaran pencarian makna hidup setiap individu itu berbeda. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman diri, tindakan positif dalam menghadapi tekanan, dukungan sosial dari teman, keluarga, dan dosen, penghayatan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran dalam proses akademik, dan hubungan spiritual yang meningkatkan resiliensi dan motivasi mereka dalam menemukan makna hidup.
Copyrights © 2026