Sektor UMKM berperan strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan penyaluran kredit sebagai sumber pembiayaan utama. Bank BRI, sebagai bank dengan fokus kuat pada UMKM, menjadi penyalur utama kredit bagi sektor ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga kredit dan pertumbuhan ekonomi terhadap volume penyaluran kredit UMKM BRI periode 2016–2024. Metode kuantitatif dengan pendekatan data time series digunakan, serta analisis regresi linier berganda terhadap data sekunder dari Laporan Tahunan BRI, Bank Indonesia, dan BPS. Hasil menunjukkan suku bunga berpengaruh negatif namun tidak signifikan (Sig. = 0,07), demikian pula pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif tapi tidak signifikan (Sig. = 0,70). Secara simultan, kedua variabel juga tidak berpengaruh signifikan (Sig. = 0,10), meskipun model mampu menjelaskan 45% variasi data (Adjusted R² = 0,45). Uji asumsi klasik memenuhi syarat multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, tetapi normalitas tidak terpenuhi akibat keterbatasan data (n=9). Dengan demikian, pengaruh kedua variabel terhadap penyaluran kredit UMKM BRI terbatas dalam periode tersebut. Diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan data lebih luas dan penambahan variabel makroekonomi lain untuk hasil yang lebih komprehensif.Kata kunci: suku bunga kredit, pertumbuhan ekonomi, penyaluran kredit UMKM, regresi linier berganda, Bank BRI.
Copyrights © 2026