Lonjakan kunjungan wisatawan pasca-pandemi di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Candi Borobudur memicu permasalahan penumpukan antrian pada pelayanan publik, sehingga penerapan self-service kiosk menjadi solusi digital yang krusial. Namun, penentuan spesifikasi perangkat yang tepat dihadapkan pada tantangan kriteria teknis, kondisi lingkungan semi-outdoor, dan batasan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi perhitungan matematis sekaligus rancang bangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Weighted Product (WP) untuk memberikan rekomendasi perangkat kiosk yang paling optimal. Metode WP dipilih karena efisiensi komputasinya dalam menyeleksi perangkat keras berdasarkan kombinasi kriteria keuntungan (benefit) dan biaya (cost). Evaluasi dilakukan terhadap empat alternatif kiosk komersial dengan melibatkan tujuh kriteria penilaian. Berdasarkan hasil komputasi Vektor V, alternatif Sunmi K2 Self-service (A1) ditetapkan sebagai rekomendasi terbaik dengan skor tertinggi sebesar 0,2772. Selain menghasilkan model rekayasa matematis, penelitian ini berhasil mengimplementasikan logika SPK tersebut ke dalam sebuah Single Page Application (SPA) berbasis web. Aplikasi ini berfungsi sebagai alat bantu bagi manajemen Candi Borobudur dalam melakukan simulasi pemilihan spesifikasi perangkat secara otomatis, sistematis, dan terkomputerisasi.
Copyrights © 2026