Perkembangan kota membutuhkan adanya layanan publik yang merata dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Kota Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia memiliki berbagai jenis infrastruktur pelayanan publik yang tersebar di berbagai wilayah, seperti fasilitas pemerintahan, kesehatan, keamanan, keagamaan, dan perbankan. Namun, informasi mengenai penyebaran serta tingkat keseragaman fasilitas tersebut belum sepenuhnya terpadu dalam satu sistem yang mudah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan Sistem Informasi Geografis berbasis web (WebGIS) yang digunakan untuk memetakan infrastruktur pelayanan publik di Kota Bandung serta melakukan analisis mengenai sebaran persebarannya secara spasial. Metode penelitian yang digunakan mencakup pengumpulan data berupa data spasial dan data non-spasial, pengolahan data dengan menggunakan perangkat lunak SIG, serta pembuatan WebGIS sebagai sarana visualisasi dan analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa WebGIS memiliki kemampuan untuk menampilkan informasi tentang distribusi fasilitas layanan publik secara interaktif, serta membantu dalam mengenali daerah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap layanan tertentu. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu dalam proses pengambilan keputusan oleh pemerintah daerah, sehingga dapat mendukung upaya pembagian pelayanan publik secara merata di Kota Bandung.
Copyrights © 2026