Efisiensi komunikasi data dalam jaringan komputer kampus sangat bergantung pada pemilihan protokol routing yang tepat. Seiring dengan menigkatnya jumlah pengguna dan kompleksitas infrastruktur, administrator jaringan dihadapkan pada pilihan antara pengguna routing statis yang sederhana atau protokol dinamis seperti Open Shortest path first (OSPF) yang lebih adaptif. Penelitian ini dilakukan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak Cisco Packet Tracer. Desain topologi jaringan dirancang merepsentasikan infrastruktur kampus yang menghubungkan berbagai gedung melalui router, server, dan switch. Kinerja kedua protokol diukur berdasarkan parameter Quality of Service (QoS), yang meliputi throughput, delay (latensi), packet loss dan jitter. Data yang diperoleh dari hasil simulasi kemudian diolah menggunakan teknik statistik deskriptif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai perbedaan performa rata rata dari kedua protokol tersebut dalam berbagai skenario beban trafik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi protokol mana yang memberikan efisiensi transmisi data terbaik dalam lingkungan kampus. Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi teknisi dalam melakukan optimasi infrastruktur jaringan agar distribusi informasi antar gedung dapat berjalan lebih optimal dan stabil.
Copyrights © 2026