Persentase ketidaklengkapan rekam medis di Klinik Wirasakti Jember pada bulan Juni Tahun 2022 adalah 49%. Hal ini berdampak terhadap mutu rekam medis dikarenakan tidak memuat informasi secara lengkap. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis di Klinik Wirasakti Jember berdasarkan teori kinerja Armstrong dan Baron. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi,USG (Urgency, Seriousness, Growth). Subjek penelitian terdiri dari 2 dokter, 2 petugas pendaftaran, 1 petugas rekam medis, 2 perawat, 1 penanggung jawab rekam medis, dan kepala Klinik Wirasakti Jember. Hasil penelitian ini yaitu terdapat petugas yang belum memiliki kualifikasi pendidikan minimal DIII RMIK, rata-rata petugas belum pernah mengikuti seminar atau pelatihan mengenai rekam medis, kurangnya pengetahuan petugas terkait standar pelayanan minimal pengisian rekam medis, komunikasi antar rekan kerja belum optimal, dan belum adanya SOP pengisian rekam medis yang spesifik.
Copyrights © 2023