Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan ibu di Wilayah Puskesmas Pacar Keling Surabaya terkait imunisasi dasar lengkap serta mengetahui pengaruh pengetahuan tersebut terhadap kelengkapan imunisasi pada bayi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada dua ibu yang memiliki bayi dan satu tenaga kesehatan yaitu bidan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi di wilayah tersebut telah memperoleh imunisasi dasar lengkap karena ibu memiliki pengetahuan yang baik mengenai manfaat, tujuan, jenis, dan jadwal imunisasi. Pengetahuan yang baik mendorong ibu memiliki persepsi positif terhadap imunisasi sehingga meningkatkan kepatuhan dalam memberikan imunisasi dasar lengkap kepada anak. Selain itu, kemudahan akses informasi melalui posyandu, puskesmas, media sosial, dan tenaga kesehatan turut membantu meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya imunisasi. Namun, penelitian juga menemukan bahwa masih terdapat sebagian ibu yang menolak imunisasi akibat rendahnya pengetahuan dan adanya anggapan bahwa imunisasi dapat membahayakan anak. Sosialisasi yang dilakukan pemerintah dan tenaga kesehatan masih terbatas pada kegiatan posyandu dan pelayanan di puskesmas sehingga edukasi belum menjangkau seluruh ibu di masyarakat.
Copyrights © 2026