Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan sistem berbasis teknologi informasi yang digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan di rumah sakit. Namun, implementasi SIMRS masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait beban kerja, motivasi kerja, dan ketersediaan sumber daya manusia. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas penggunaan SIMRS di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, motivasi kerja, dan ketersediaan sumber daya manusia terhadap kualitas SIMRS di RSUD dr. H. L. M. Baharuddin, M.Kes. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 239 tenaga kesehatan dan pegawai pengguna SIMRS, dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas SIMRS dengan nilai p-value sebesar 0,000. Motivasi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas SIMRS dengan nilai p-value sebesar 0,006. Sementara itu, ketersediaan sumber daya manusia tidak berpengaruh signifikan pada analisis multivariat dengan nilai p-value sebesar 0,170. Variabel beban kerja menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi kualitas SIMRS dengan nilai Exp(B) sebesar 36,381. Beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas SIMRS, sedangkan ketersediaan sumber daya manusia tidak berpengaruh signifikan. Pengelolaan beban kerja dan peningkatan motivasi tenaga kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas implementasi SIMRS di rumah sakit
Copyrights © 2026