Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan periode emas yang menentukan kualitas hidup individu sejak kehamilan hingga usia dua tahun. Kekurangan nutrisi pada periode ini dapat menyebabkan stunting yang berdampak pada penurunan perkembangan kognitif, motorik, dan kemampuan berbicara. Peran ibu sangat penting dalam pencegahan stunting, yang dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan efikasi diri. Penelitian ini telah dilakukan 02 hingga 27 Februari 2026. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan efikasi diri ibu dalam upaya pencegahan stunting. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling di Posyandu Berkah Bersama Tenayan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diadopsi dari penelitian (Setiawan et al., 2026), yang telah teruji validitas dan reliabilitas terdiri dari kuesioner pengetahuan dengan Cronbach’s Alpha sebesar α= 0,83, kuesioner sikap dengan Cronbach’s Alpha sebesar α= 0,74 dan kuesioner efikasi diri dengan Cronbach’s Alpha sebesar α= 0,84. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian rata-rata pengetahuan 8,97 (tinggi), sikap 52,7 (positif), dan efikasi diri 52,67 (tinggi). Uji bivariat tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan efikasi diri (p=0,773) maupun sikap dengan efikasi diri (p=0,269). Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengintegrasikan variabel eksternal seperti dukungan sosial keluarga serta hambatan lingkungan dalam menganalisis determinan efikasi diri ibu.
Copyrights © 2026