Perkembangan media sosial memungkinkan masyarakat untuk memberikan ekspresi opini terhadap kebijakan publik secara terbuka. Platform yang banyak digunakan adalah YouTube. Kolom komentar sering kali mencerminkan pandangan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen komentar pengguna YouTube terkait kebijakan pemerintah mengenai penyitaan tanah-tanah yang tidak dimanfaatkan selama 2 tahun. Metode yang digunakan algoritma Naïve Bayes. Data diambil dari video YouTube yang membahas penyitaan tanah. Proses penelitian meliputi pengumpulan data, praproses teks, pembobotan dengan TF-IDF dan klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model bisa mencapai tingkat akurasi sebesar 90% dengan nilai F1-score tertinggi pada kelas netral. Ketidakseimbangan jumlah data antarkelas menyebabkan nilai presisi dan recall pada kelas positif dan negatif lebih rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mempunyai efektivitas tinggi dalam menganalisis teks berbahasa Indonesia di media sosial, khususnya komentar YouTube, serta dapat menjadi dasar pengembangan model sentimen yang lebih seimbang di masa yang akan datang.
Copyrights © 2026