Cabai rawit merupakan salah satu jenis tanaman dari famili Solanoceae yang banyak dibudidayakan masyarakat karena banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan industri dan kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit pada berbagai dosis bokashi ampas tahu dan arang sekam. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House, Kebun Akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako pada bulan Mei sampai September 2022. Penelitian ini menggunakan ancangan Acak Kelompok 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk bokashi ampas tahu, yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol,100 g polybag-1, 120 g polybag-1, 140 g polybag-1. Faktor kedua arang sekam yaitu kontrol, 100 g polybag-1, 120 g polybag-1, 140 g polybag-1, dengan demikian diperoleh 16 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalis dengan analisis keragaman. Perlakuan yang bepengaruh nyata dan sangat nyata di uji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis bokashi ampas tahu dan arang sekam sesuai perlakuan tidak berinteraksi terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit. Pemberian bokashi ampas tahu pada perlakauan 140 g polybag-1 memberikan hasil tertinggi terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah. Pemberian arang sekam berpengaruh nyata terhadap diameter batang pada 4 MST namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah.
Copyrights © 2026