Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Vol 16, No 1 (2026): Juni 2026

Kebijakan Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Strategi Akselerasi Status Unggul Pendidikan Tinggi Kelautan dan Perikanan Berbasis Analisis Sosial Ekonomi

Suryat Dedie Susena (Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan,)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Rendahnya mutu pendidikan tinggi sektor kelautan dan perikanan memiliki implikasi sosial ekonomi yang signifikan, menghambat kesiapan tenaga kerja maritim dalam menghadapi persaingan global dan menekan potensi kesejahteraan masyarakat pesisir. Masalah struktural yang meliputi kesenjangan kompetensi pendidik, disparitas sarana prasarana, inefisiensi tata kelola, dan keterbatasan pendanaan menjadi penghalang utama pencapaian status Akreditasi Unggul. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan strategis guna mengatasi hambatan tersebut. Menggunakan metode analisis kebijakan Bardach’s Eightfold Path dan kerangka Avoid-Shift-Improve, studi ini menganalisis data sekunder hasil monitoring evaluasi tahun 2019-2023,berupa data akreditasi dan monitoring satuan pendidikan . Temuan menunjukkan bahwa intervensi pada kapasitas modal manusia (human capital) memberikan dampak pengganda (multiplier effect) ekonomi terbesar. Rekomendasi utama kajian ini   menekankan penguatan kompetensi dan pemerataan pendidik melalui regulasi terintegrasi dan sinergi lintas sektor untuk meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing sektor kelautan dan perikanan. Hal ini diharapkan dapat mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan, menciptakan tenaga kerja terampil, dan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor kelautan yang inklusif. Title: Educator and Education Personnel Capacity Enhancement Policy: Acceleration Strategy for Excellence Status of Marine and Fisheries Higher Education Based on Socio-Economic AnalysisThe low quality of higher education in the marine and fisheries sector carries significant socio-economic implications, hindering the readiness of the maritime workforce to face global competition and suppressing the potential welfare of coastal communities. Structural issues encompassing gaps in educator competency, infrastructure disparities, governance inefficiencies, and funding constraints serve as primary barriers to achieving “Excellent” accreditation status. This paper aims to formulate strategic policy recommendations to overcome these obstacles. Utilizing Bardach’s Eightfold Path policy analysis method and the Avoid-Shift-Improve framework, this study analyzes secondary data from monitoring and evaluation reports spanning 2019-2023. Findings indicate that interventions in human capital capacity yield the largest economic multiplier effect. The main recommendation emphasizes strengthening educator competencies and ensuring equitable distribution through integrated regulations and cross-sectoral synergy to enhance education quality and the competitiveness of the marine and fisheries sector. This is expected to accelerate education quality improvement, create a skilled workforce, and promote inclusive economic growth in the marine sector.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkse

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science

Description

Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, dengan tujuan menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah di bidang Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Artikel-artikel yang dimuat diharapkan ...