Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)
Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026

Faktor yang mempengaruhi Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Brambir Kaur (Universitas Prima Indonesia)
Hana Brigit Tina br Sebayang (Universitas Prima Indonesia)
Arie Pratania Putri (Universitas Prima Indonesia)
Rahima br Purba (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2026

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap kondisi Financial Distress pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, sekaligus mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh dominan.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data berupa laporan keuangan tahunan (data sekunder) diperoleh dari situs resmi BEI. Sampel ditentukan dengan purposive sampling sebanyak 13 perusahaan (65 observasi). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan periode terbaru (2020–2024) yang mencakup masa krisis hingga pemulihan pasca pandemi COVID-19, serta pengintegrasian empat indikator keuangan utama dalam satu kerangka analisis yang disesuaikan dengan karakteristik sektor tekstil dan garmen sektor yang sangat sensitif terhadap penurunan ekspor dan guncangan ekonomi. Penelitian ini memberikan bukti empiris baru yang belum banyak dikaji secara mendalam pada konteks industri ini pasca tahun 2020.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi Financial Distress, baik secara parsial maupun simultan. Secara Parsial, Likuiditas dan Profitabilitas berpengaruh negatif (semakin tinggi nilainya, semakin rendah resiko kesulitan keuangan), sedangkan Solvabilitas berpengaruh positif (semakin tinggi utang, semakin besar risiko Financial Distress). Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif namun dengan tingkat signifikan lebih rendah. Variabel Profitabilitas terindentifikasi sebagai faktor yang paling dominan memengaruhi kondisi Financial Distress.Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor dan manajemen perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam mengidentifikasi risiko Financial Distress serta dalam pengambilan keputusan strategis guna menjaga stabilitas dan kelangsungan usaha di tengah ketidakpastian ekonomi. Research Objectives: This study aims to examine the effect of Liquidity, Solvency, Profitability, and Firm Size on Financial Distress in textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period, while also identifying the most dominant influencing variabel.Research Method: This study employs a quantitative method with a descriptive verificative approach. The data used are secondary data in the form of annual financial statements obtained from the official Indonesia Stock Exchange (IDX) website. The sample was selected using purposive sampling, consisting of 13 companies (65 observations).  Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS to test both partial and simultaneous effects.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the use of the latest period (2020–2024), covering the crisis period through economic recovery following the COVID-19 pandemic, as well as the integration of four key financial indicators within an analytical framework adapted to the characteristics of the textile and garment sector an industry highly sensitive to export decline and economic shocks. This study provides updated empirical evidence that has not been extensively explored in depth within this industrial context post 2020.Research Results: The results indicate that Liquidity, Solvency, Profitability, and Firm Size have a significant effect on Financial Distress, both partially and simultaneously. Partially, Liquidity and Profitability show a negative effect (higher values reduce the risk of financial distress), while Solvency shows a positive effect (higher debt levels increase the risk of Financial Distress). Firm Size has a negative effect but with a lower significance level. Profitability is identified as the most dominant factor influencing Financial Distress conditions.Implications: This study provides implications for investors and company management as a reference for identifying the risks of financial distress and for making strategic decisions to maintain business stability and sustainability amid economic uncertainty.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAKK

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

JAKK | Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. JAKK menerima tulisan yang berasal dari hasil penelitian, literatur riview, konseptual pada lingkup akuntansi keuangan, ...