Peningkatan mutu menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi lembaga pendidikan Islam di tengah perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi, dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah Total Quality Management (TQM), yaitu sistem manajemen yang menekankan perbaikan berkelanjutan, keterlibatan seluruh anggota organisasi, fokus pada pelanggan, serta pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep TQM dalam pendidikan Islam, mengkaji implementasinya pada lembaga pendidikan Islam, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kepemimpinan, pengelolaan pembelajaran berorientasi mutu, pengembangan budaya berkualitas, sistem evaluasi berkelanjutan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah semua cara yang dapat digunakan untuk menerapkan Total Quality Management (TQM) dalam pendidikan Islam. Kesuksesan implementasi TQM didukung oleh komitmen pimpinan, partisipasi semua pemangku kepentingan, keterampilan guru, dan penerapan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, itqan, dan musyawarah. Salah satu penghalang adalah pemahaman yang buruk tentang konsep Total Quality Management (TQM), ketakutan terhadap perubahan, kekurangan sumber daya dan dana, dan sistem evaluasi yang buruk. Oleh karena itu, Total Quality Management (TQM) dapat menjadi strategi yang berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam jika diterapkan secara konsisten, sistematis, dan selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
Copyrights © 2026