Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam penguatan kompetensi pedagogik guru pada era Kurikulum Merdeka di SMK An-Nur 1 Bululawang. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai integrasi transformasi MBS dengan penguatan kompetensi pedagogik guru dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, yang masih relatif terbatas dibahas pada penelitian sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi MBS diwujudkan melalui tata kelola sekolah yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Penguatan kompetensi pedagogik guru dilakukan melalui In House Training (IHT), supervisi akademik, komunitas belajar guru, dan pemanfaatan teknologi digital. Keberhasilan transformasi didukung oleh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya kolaboratif, serta ketersediaan sarana dan prasarana, meskipun masih menghadapi kendala berupa perbedaan kesiapan guru, keterbatasan waktu, dan resistensi terhadap perubahan. Transformasi MBS terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan MBS yang didukung kepemimpinan transformasional dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas profesional guru dan mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026