Era modern ini, dunia pendidikan berperan krusial dalam pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs) yang dirancang oleh PBB. Problem Based Learning Merupakan metode pembelajaran berakar pada teori konstruktivisme yang bertujuan menumbuhkan kapasitas berpikir kritis siswa. Fokus utama riset ini adalah merancang serta memvalidasi E-LKPD bertema Pelestarian Keanekaragaman Hayati berbasis Problem Based Learning yang diuji dari sisi keabsahan, kemudahan implementasi, dan efektivitas dalam menstimulasi daya pikir kritis. Proses pengembangan mengacu pada model 4-D (define, design, develop, disseminate) dengan tolok ukur berupa validitas produk, kelancaran pelaksanaan, dan capaian kemampuan berpikir kritis. Data diperoleh melalui validasi ahli, observasi keterlaksanaan, dan tes kemampuan kognitif kritis yang mencakup analisis, interpretasi, inferensi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan E-LKPD tergolong sangat valid (skor 3,5) dan terlaksana optimal (rata-rata 98%) pada dua topik kajian, menandakan tingkat kepraktisan yang tinggi. Efektivitas E-LKPD juga terkonfirmasi melalui persentase pencapaian indikator berpikir kritis peserta didik, yakni 89% untuk analisis, 87% untuk interpretasi, 89% untuk inferensi, dan 86% untuk evaluasi seluruhnya dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, E-LKPD bertema Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati layak digunakan sebagai media ajar Biologi di tingkat SMA dilihat dari aspek validitas, kepraktisan, maupun efektivitasnya. Kata Kunci: SDGs, E-LKPD, media pembelajaran, biodiversitas
Copyrights © 2026