Pesatnya perkembangan teknologi di abad ke-21 menuntut penguasaan literasi digital sebagai kompetensi esensial bagi siswa. Namun, literasi digital siswa SMA di Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-book pada materi virus untuk meningkatkan literasi digital siswa yang layak berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penggunaan e-book untuk materi virus dianggap mampu mengatasi karakter materi yang abstrak, kompleks secara konseptual, dan berpotensi menimbulkan miskonsepsi. Materi ini dipilih karena memuat banyak istilah teknis yang memerlukan fitur glosarium dan visualisasi untuk memudahkan pemahaman. Perkembangan virologi yang dinamis menuntut pembaruan cepat dan relevansinya dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) guna menciptakan produk sekaligus menguji efektivitas produk. Penelitian menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Data diperoleh melalui validasi ahli, angket respon siswa, uji keterbacaan, serta tes pre-test dan post-test. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X SMA Muhammadiyah 3 Tulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan terintegrasi fitur interaktif Viclips, Vinfo, Viquiz, Viktos, dan Vissue untuk melatih indikator literasi digital. Hasil validasi memperoleh persentase rata-rata 97,45% dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan berdasarkan grafik Fry menunjukkan tingkat keterbacaan level 10, dan angket respon siswa memperoleh 98,8% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan e-book ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar dengan skor N-gain 0,74 dengan kategori tinggi dan pencapaian ketuntasan belajar 100%. Simpulan penelitian ini adalah e-book materi virus yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi digital siswa.
Copyrights © 2026