Minyak jelantah merupakan limbah dari penggunaan minyak goreng berulang yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan memurnikan minyak jelantah menggunakan metode adsorbsi dengan memanfaatkan limbah kulit bawang putih (KBP) sebagai adsorben alami yang kaya antioksidan. Penelitian ini berfokus dalam menganalisis pengaruh variasi waktu pengadukan (15 menit, 30 menit, 45 menit) massa adsorben (18gr, 20gr, 22gr, 24gr) terhadap kualitas minyak pemurnian berdasarkan uji secara kimia dan fisika. Hasil terbaik setelah penambahan adsorben KBP terhadap kadar FFA, bilangan asam dan bilangan peroksida pada variasi massa adsorben 24gr dan waktu pengadukan 45 menit secara berurutan, yaitu 0,370%, 0,578 mg NaOH/g, dan 4,44 mek O2/kg. Analisis menggunakan SEM dengan perbesaran 2000x menunjukkan bahwa permukaan KBP memiliki struktur pori yang halus dan tidak beraturan. Hasil uji organoleptik juga menunjukkan bahwa warna dan bau yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan SNI 7709:2019, yaitu kuning-oranye dan normal (tidak tengik). Studi ini menunjukkan bahwa KBP dapat berfungsi sebagai adsorben alternatif untuk memurnikan minyak jelantah yang alami, efektif, dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026